Tim Sepak Bola Kedudukannya dan Perannya

Tim Sepak Bola Kedudukannya dan Perannya

Tim Sepak Bola Kedudukannya dan Perannya – Sebuah permainan sepak bola terdiri dari dua tim lawan yang masing-masing terdiri dari 11 pemain. Setiap pemain dalam tim diberi peran tertentu. Di masa lalu, berbagai posisi sepak bola sebagian besar statis dan terdefinisi (Beswick 160).

Namun, seiring waktu, sepak bola telah berkembang pesat dan sebagian besar peran ini telah berubah. Esai ini bertindak sebagai panduan untuk berbagai posisi pemain sepak bola, dan peran yang menyertainya. Selain itu, esai juga akan mengkaji perubahan peran seorang pemain sepak bola.

Peran berbagai pemain sepak bola

Kiper mencoba untuk memastikan bahwa tim lawan tidak mencetak gol. Posisi ini membutuhkan pelatihan dan keterampilan khusus. Sebagai penjaga gawang, Anda akan sering diminta untuk mengatur atau mengoordinasikan pemain bertahan Anda ke posisinya (Rhody 23).

Anda adalah pemain terakhir di lapangan dan dengan demikian, berada pada posisi yang menguntungkan untuk tidak hanya melihat bagaimana pemain MPOID lain diatur di lapangan permainan, tetapi juga benar-benar dapat memprediksi cara permainan akan berkembang.

Ini sangat penting selama tendangan gawang, tendangan bebas, dan tendangan sudut (Luxbacher 2). Kiper harus melindungi gawang dengan menendang, menangkap, atau meninju bola kembali ke lapangan permainan. Dia juga bisa memulai serangan tim.

Dia adalah satu-satunya pemain di lapangan yang diperbolehkan mengontrol bola menggunakan tangannya, tetapi ini hanya bisa terjadi di dalam kotak penalti timnya. Di depan penjaga gawang ada dua bek tengah.

Bagaimana Tim Sepak Bola, Kedudukannya dan Perannya?

Centreback dihadapkan dengan tantangan nyata untuk menghentikan striker tim lawan mencetak gol dari tengah garis pertahanan. Setelah penjaga gawang, bek tengah menempuh jarak paling sedikit dalam pertandingan sepak bola.

Mereka juga hampir tidak pernah terlibat dalam pelanggaran, kecuali saat tim mereka memenangkan bola mati seperti tendangan bebas dan tendangan sudut (Luxbacher 3). Centreback harus fokus, kuat di udara, dan pandai menangani. Lebih penting lagi, bek tengah harus pandai membaca permainan.

Bek sayap bermain di kedua sisi pertahanan, dan karenanya posisi bek kiri dan bek kanan. Fullback harus sangat cepat karena mereka harus melindungi sayap dan pada saat yang sama, menandai penyerang atau penyerang tim lawan MPOID.

Bek sayap berkontribusi pada pelanggaran tim dengan mendorong sayap. Ini membutuhkan stamina dan kecepatan yang baik. Dulu, full-back selalu bertahan di area pertahanan timnya (Rhody 43). Satu-satunya saat fullback diizinkan memasuki kotak 18 yard lawan adalah saat tim melakukan tendangan bebas atau sepak pojok.

Peran ini agak berubah dalam sepak bola modern karena beberapa terkadang dapat bertindak sebagai pemain sayap saat tim mereka menyerang dengan harapan dapat melebarkan pertahanan tim lawan.Gelandang tengah adalah mesin tim.

Mereka berfungsi baik dalam pertahanan dan serangan. Gelandang tengah banyak berlari dan oleh karena itu posisinya membutuhkan banyak stamina. Selain menahan penguasaan bola dan meneruskan bola ke depan, para gelandang tengah juga memperebutkan bola dari lawan dengan harapan merebutnya kembali (Luxbacher 83). Beberapa gelandang tengah berspesialisasi dalam peran gelandang bertahan/tahan, tetapi ini tergantung pada gaya permainan tim.

Gelandang bertahan bermain jauh ke dalam lini belakang tim, bertindak sebagai perisai pertahanan. Posisi ini biasa dengan posisi 4-4-2 atau 4-2-3-1. Selain mengganggu gerak serang lawan, seorang gelandang bertahan juga bisa memicu gerak serang timnya sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *